Ragam
Beranda / Ragam / Disuruh Tangkap Pencuri, Polisi Ini Malah Belikan Makanan

Disuruh Tangkap Pencuri, Polisi Ini Malah Belikan Makanan

Gempita.co – Diberitakan seorang polisi di Amerika Serikat dipanggil untuk menangkap sebuah keluarga yang diduga mencuri di toko.

Namun, alih-alih menahan mereka, sang polisi malah membelikan mereka makanan sehingga keluarga itu bisa menikmati makan malam yang layak saat perayaan Natal.

Insiden ini bermula ketika Matt Lima ( nama polisi teraebut) dipanggil ke sebuah toko makanan di Somerset, di Negara Bagian Massachusetts, bulan lalu, menurut sebuah pernyataan polisi.

Dua perempuan dilaporkan tidak memindai semua belanjaan mereka di kasir.

Ketika ditanyai, keluarga itu mengatakan bahwa mereka sedang mengalami kesulitan finansial dan tidak mampu membayar semua belanjaan makanan.

Sambut Imlek 2026 Tahun Kuda Api, Ini Warna Keberuntungan Berdasarkan Shio

Mereka menambahkan bahwa ingin memberi makan malam kepada anak-anak mereka saat perayaan Natal.

Lima memberikan mereka surat perintah “dilarang masuk tanpa izin”, namun tidak mengajukan tuntutan karena semua barang pada struk belanja berupa makanan, kata polisi.

Dia kemudian membelikan keluarga itu kartu voucher senilai US$250, atau sekitar Rp3,5 juta, dengan uangnya sendiri sehingga para perempuan tersebut beserta dua anak mereka itu dapat membeli makanan untuk hidangan malam Natal di toko lain.

“Dua anak yang ikut dengan dua perempuan itu mengingatkan saya pada anak-anak saya, jadi saya harus membantu mereka,” kata Lima.

“Jelas sekali, keluarga ini sedang membutuhkan, dan saya tidak dapat membayangkan sampai harus membuat keputusan untuk pergi ke Stop and Shop [toko makanan] dan hanya membayar sesuai kemampuan saya – atau apakah saya pergi ke sana dan mencoba merampas makan malam Natal untuk anak-anak? ” katanya kepada stasiun televisi lokal.

Siruaya Utamawan: Pekerja Platform Digital dan Ojol Harus Dapat Perlindungan JKN serta Kepastian Hukum

“Mereka sangat bersyukur, mereka agak terkejut. Saya yakin banyak orang dalam situasi yang sama akan berpikir bahwa akan berujung pada situasi berbeda, dan mungkin mereka akan ditangkap atau harus dibawa ke pengadilan.

“Saya membeli kartu hadiah yang nilainya mendekati apa yang akan diambil,” tambahnya.

“Saya hanya melakukan apa yang saya rasa benar. Ini bukan tentang saya, saya hanya mencoba menempatkan diri saya pada posisi keluarga itu dan menunjukkan sedikit empati.”

Sumber: BBC.com

Berbagi Kursi Roda, MMLWF Nyalakan Harapan Pasien di Semarang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
×