Sumut
Beranda / Daerah / Sumut / PalmCo Genjot Penanaman 50 Ribu Pohon di Hari Bumi 2026 Lewat Gerakan One Man One Tree

PalmCo Genjot Penanaman 50 Ribu Pohon di Hari Bumi 2026 Lewat Gerakan One Man One Tree

Karyawan PTPN IV PalmCo berfoto bersama usai kegiatan penanaman pohon dalam rangka Hari Bumi 2026 di Medan, menunjukkan semangat kebersamaan dalam program “One Man One Tree” untuk menjaga kelestarian lingkungan.

MEDAN,Mediagempita.com – Peringatan Hari Bumi 2026 dimanfaatkan Subholding PTPN III (Persero), PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo untuk mempertegas komitmen lingkungan melalui gerakan penanaman pohon bertajuk “One Man One Tree”. Perusahaan menargetkan penanaman 50.000 pohon sepanjang tahun ini yang tersebar di berbagai wilayah operasional, dari Aceh hingga Kalimantan.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara aktivitas bisnis dan kelestarian lingkungan, sekaligus memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Direktur Utama PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menegaskan bahwa program tersebut tidak bersifat simbolis, melainkan gerakan kolektif yang melibatkan seluruh karyawan hingga ke tingkat unit terkecil.

“Program ‘One Man One Tree’ ini adalah langkah nyata untuk memastikan bumi tetap menjadi penopang kehidupan. Apa yang kita lakukan hari ini akan menentukan keberlanjutan di masa depan,” ujar Jatmiko di Medan, Senin (27/4/2026).

Target 50.000 pohon pada 2026 mencerminkan peningkatan signifikan dari tahun-tahun sebelumnya. Pada 2024, PalmCo mencatat penanaman 8.750 pohon, meningkat menjadi 17.500 pohon pada 2025. Secara kumulatif, hingga tahun ini perusahaan menargetkan lebih dari 76 ribu pohon tertanam di berbagai wilayah operasional di Indonesia.

Agus Ramdani Unggul dalam Voting, Pimpin KONI Jakarta Barat 2026–2030 dengan Misi Tingkatkan Prestasi Atlet

Menurut Jatmiko, peningkatan tersebut menunjukkan konsistensi sekaligus eskalasi komitmen perusahaan dalam mendukung pemulihan ekosistem. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan jajaran direksi dan manajemen regional untuk memastikan program berjalan efektif dan berkelanjutan.

Selain aspek lingkungan, program ini juga mendukung penguatan kinerja ESG PalmCo di tingkat global. Perusahaan disebut saat ini berada di peringkat kedua dunia untuk kategori agrikultur.

“Fokus kami adalah menjaga kawasan bernilai konservasi tinggi (High Conservation Value/HCV) serta area kritis lainnya agar tetap terkelola dengan baik,” ujarnya.

Implementasi program dilakukan secara serentak di tujuh region operasional PalmCo dengan pendekatan yang disesuaikan dengan kondisi ekologis masing-masing wilayah.

Di Kalimantan Barat, penanaman difokuskan pada area rawan degradasi lahan. Sementara di Riau, program diarahkan pada perlindungan ekosistem perairan melalui penanaman di sempadan sungai untuk mencegah erosi dan menjaga kualitas air.

Kunjungan MASDA Jabar ke Kampung Adat Naga Ungkap Tantangan Lingkungan dan Ekonomi Masyarakat

Melalui gerakan yang melibatkan ribuan karyawan ini, PalmCo berupaya menjadikan keberlanjutan sebagai bagian integral dari operasional perusahaan. Peringatan Hari Bumi pun tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi momentum untuk menghadirkan dampak nyata bagi lingkungan.(red)

×
×