Megapolitan Transportasi
Beranda / Transportasi / Rekayasa Lalin Tol Japek: Contraflow KM 47–65, Jalan Layang MBZ Buka-Tutup

Rekayasa Lalin Tol Japek: Contraflow KM 47–65, Jalan Layang MBZ Buka-Tutup

Caption Foto: Suasana lalu lintas di Tol Cikampek dengan penerapan sistem contraflow dari Km 47 hingga Km 65 arah Jakarta, Sabtu (23/12/2023), guna mengurai kepadatan kendaraan menjelang libur akhir tahun. (Foto: dok. 20detik)

Mediagempita.com – Arus lalu lintas di Jalan Tol Jakarta–Cikampek (Japek) arah Cikampek pada Jumat (27/6/2025) siang ini mengalami kepadatan signifikan. Untuk mengurai antrean kendaraan yang mengular, petugas memberlakukan sistem contraflow dari KM 47 hingga KM 65, serta buka-tutup akses di Jalan Layang MBZ.

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) bersama kepolisian mulai menerapkan contraflow sejak pukul 09.49 WIB. Awalnya, contraflow dibuka dari KM 55 hingga KM 65 pukul 09.06 WIB, kemudian diperpanjang hingga KM 47. Sementara itu, jalan layang MBZ diberlakukan sistem buka-tutup sejak pukul 09.30 WIB karena tingginya volume kendaraan.

“Kebijakan ini bersifat situasional dan akan terus dievaluasi sesuai kondisi di lapangan,” ujar Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Ria Marlinda Paallo, dalam keterangan tertulis.

Rekayasa lalu lintas ini bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang terjadi menjelang akhir pekan panjang (long weekend). Pihak Jasa Marga juga mengimbau para pengguna jalan tol agar memastikan kondisi kendaraan prima dan mempersiapkan saldo e-toll yang cukup sebelum memasuki jalan tol.

“Kami mengingatkan pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, patuhi rambu dan arahan petugas di lapangan, serta gunakan aplikasi peta digital untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time,” tambah Ria.

Kornelius Naibaho Nahkodai Forlis Jakbar, Dorong Jurnalisme Bermartabat dan Profesional di Jakarta Barat

Situasi ini diperkirakan akan terus berlangsung hingga arus balik berakhir. Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan sebaik mungkin agar terhindar dari kemacetan parah.(red)

Sumber:Detik.com

×
×