Internasional
Beranda / Internasional / Lakukan Seks Dalam Mobil, Gaji Pegawai PBB Distop

Lakukan Seks Dalam Mobil, Gaji Pegawai PBB Distop

FOTO: Ilustrasi Mobil PBB/istimewa

New York,Gempita.co– Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menskors dua pegawainya tanpa digaji terkait tuduhan adegan hubungan seks di mobil PBB di Israel.

Dalam rekaman video yang viral di media sosial, kedua pria itu tampak berada di mobil bertanda PBB yang diparkir di tepi jalan dekat pantai di Tel Aviv.

Seorang perempuan bergaun merah juga terlihat dalam tayangan video. Dia tampak sedang dipangku salah seorang pria di jok belakang mobil. Setelah video berdurasi 18 detik itu banyak dibagikan di medsos bulan lalu, PBB melancarkan investigasi.

Seperti dilansir BBC News Indonesia, Stéphane Dujarric, juru bicara Sekretaris Jenderal PBB, mengatakan dirinya “terkejut dan sangat terganggu” oleh tayangan tersebut. Berdasarkan investigasi, identitas kedua pria kini telah diketahui.

PBB mengatakan kedua pria itu adalah staf Organisasi Pengawasan Gencatan Senjata PBB (UNTSO), badan pengawas militer PBB yang berbasis di Israel. Keduanya, menurut PBB, telah diskors tanpa mendapat gaji sampai investigasi atas insiden itu benar-benar rampung.

BKSAP DPR RI Sampaikan Sikap Indonesia soal Konflik Timur Tengah di Sidang IPU ke-152

Kepada BBC, Dujarric mengatakan bahwa tindakan skors terhadap kedua pria itu patut dilakukan “mengingat betapa seriusnya tuduhan gagal menerapkan standar perilaku pegawai sipil internasional”.

“UNTSO kembali melakoni rangkaian aksi peningkatan kesadaran untuk mengingatkan para personel mengenai kewajiban mereka pada Tatanan Perilaku PBB,” kata Dujarric.

PBB mempunyai rangkaian kebijakan yang ketat perihal hubungan seks di antara pegawainya. Staf PBB terancam diberikan sanksi jika mereka kedapatan melanggar aturan perilaku.

Mereka bisa direpatriasi ke negaranya atau dilarang mengikuti operasi penjagaan perdamaian PBB. Namun, menjadi tanggung jawab negara asal mereka untuk menempuh langkah hukum lanjutan.

PBB mendapat sorotan selama beberapa tahun terakhir terkait tuduhan pelanggaran aturan soal seks yang dilakukan penjaga perdamaian dan staf lainnya.

Prabowo dan Putin Bahas Penguatan Kemitraan Strategis Indonesia-Rusia di Kremlin

Pada 2019, ada 175 tuduhan eksploitasi dan pelecehan seks terhadap sejumlah staf PBB, menurut sebuah laporan.

Dari semua tuduhan itu, 16 punya bukti kuat, 15 tidak ada bukti, dan lainnya sedang diinvestigasi.

Sekjen PBB António Guterres berikhtiar menempuh pendekatan “tiada toleransi” terhadap pelanggaran aturan soal seks yang dilakukan staf PBB.

 

Haru di Kampung Indonesia Yingde, Budaya Nusantara Tetap Bersemi di Tanah Tiongkok

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
×