PALEMBANG,Mediagempita.com — Pascamusyawarah daerah (Musda), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar konsolidasi internal perdana. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat soliditas pengurus sekaligus menyusun program kerja partai ke depan.
Rapat Pengurus DPD Partai Golkar Sumsel digelar di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Minggu (30/8/2026). Konsolidasi tersebut diikuti jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030.
Ketua DPD Partai Golkar Sumsel Andie Dinialdie mengatakan konsolidasi bersama seluruh pengurus penting dilakukan untuk memperkuat organisasi.
Menurut Andie, soliditas kepengurusan tidak cukup hanya dibangun melalui struktur formal. Seluruh pengurus harus memiliki komitmen untuk bekerja bersama dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Kita ingin semakin kuat. Harapan kita agar partai politik mampu melahirkan gagasan untuk kepentingan masyarakat, dan itu ada di Partai Golkar,” ujar Andie.
Ia meminta seluruh pengurus tidak hanya menjadi bagian dari struktur organisasi. Para pengurus diharapkan aktif menjalankan program dan ikut memberikan solusi terhadap berbagai persoalan di tengah masyarakat.
“Saya tidak ingin pengurus hanya menjadi bagian struktur, tetapi saya ingin seluruh pengurus ini menjadi solusi dalam menyikapi persoalan yang ada di tengah masyarakat,” tegasnya.
Andie mengatakan kerja organisasi membutuhkan kebersamaan dan komitmen seluruh kader. Karena itu, konsolidasi setelah Musda diharapkan dapat memperkuat komunikasi sekaligus menyatukan visi dalam menjalankan program kerja.
Ia juga mengingatkan jajaran pengurus agar tidak terlena dengan berbagai capaian yang telah diraih. Menurutnya, konsolidasi harus terus dilakukan agar organisasi semakin kuat dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Golkar Sumsel Kemas Umar Jaya Negara mengatakan konsolidasi tidak hanya dilakukan di tingkat provinsi.
Jajaran pengurus juga mulai mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) di tingkat kabupaten/kota hingga kecamatan di seluruh Sumsel. Persiapan tersebut mencakup kesiapan kader, strategi organisasi, serta program kerja yang akan dijalankan.
Kemas Umar Jaya Negara yang akrab disapa Dede Umar juga melaporkan sekaligus mengumumkan susunan kepengurusan DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 yang berjumlah 181 orang dari berbagai latar belakang.
“Dengan kepengurusan yang terdiri dari berbagai latar belakang ini, kita optimistis dapat memperkuat soliditas dan pergerakan organisasi dalam membangun Partai Golkar Sumsel lebih baik lagi ke depan,” ujarnya.
Konsolidasi perdana tersebut menjadi langkah awal DPD Partai Golkar Sumsel setelah Musda untuk memperkuat struktur organisasi, menyatukan visi pengurus, dan mempersiapkan berbagai agenda partai di tingkat provinsi hingga daerah.(red)
