Daerah Maluku Utara TNI AU
Beranda / TNI AU / Satgas Pengamanan TNI AU di Bandara Khusus Weda Bay Amankan 9 Paket Sampel Nikel Kategori Dangerous Goods

Satgas Pengamanan TNI AU di Bandara Khusus Weda Bay Amankan 9 Paket Sampel Nikel Kategori Dangerous Goods

"Personel TNI AU bersama Avsec Bandara Khusus Weda Bay melakukan pemeriksaan keamanan penumpang dan bagasi melalui X-Ray sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan penerbangan."

Halmahera Tengah,Mediagempita.com – Pen LWM. Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan TNI Angkatan Udara di bawah kendali Pangkodau III, Marsda TNI Dr. Azhar Aditama Djojosugito, S.Sos., M.M., M.Han., berhasil mengamankan sembilan paket sampel nikel yang termasuk kategori Dangerous Goods dari seorang penumpang di Bandara Khusus Weda Bay, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Jumat (5/12/2025).

Satgas ini dipimpin oleh Komandan Lanud Leo Wattimena selaku Dansatgasud, dengan personel gabungan dari unsur Dukungan Operasi Penerbangan (Dukopsbang) yang mengendalikan keselamatan penerbangan, serta unsur Pengamanan (Pam) dari Korpasgat TNI AU yang bertugas menjaga keamanan area bandara.

9 Paket Nikel Kategori Berbahaya

Dari hasil pemeriksaan, petugas mengamankan lima paket nikel tidak murni dan empat paket nikel murni dalam bentuk serbuk. Seluruhnya termasuk kategori Dangerous Goods Kelas 5, yaitu zat pengoksidasi dan peroksida organik yang dapat memicu atau mempercepat pembakaran karena sifatnya yang melepaskan oksigen.
Material kategori ini memiliki risiko tinggi bila dibawa dalam penerbangan karena dapat memicu kebakaran.

Berawal dari Deteksi X-Ray

Kornelius Naibaho Nahkodai Forlis Jakbar, Dorong Jurnalisme Bermartabat dan Profesional di Jakarta Barat

Peristiwa bermula saat personel Dukopsbang TNI AU bersama petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Khusus Weda Bay melakukan pengawasan check-in penerbangan rute Weda Bay–Manado.
Dalam pemeriksaan X-Ray, petugas mendapati tampilan mencurigakan berupa serbuk di dalam bagasi penumpang berinisial Mr. M.Y., pegawai dari salah satu tenant mitra PT. IWIP.

Tim TNI AU dan Avsec kemudian melakukan pemeriksaan lanjutan yang disaksikan penerjemah. Penumpang tersebut mengaku membawa sampel bahan uji. Namun, berdasarkan ketentuan keselamatan penerbangan, barang tersebut tidak diizinkan untuk diangkut dengan pesawat.

Koordinasi Bersama Pihak Maskapai dan Otoritas Bandara

Temuan ini langsung dilaporkan kepada pihak maskapai melalui Station Manager, yang menegaskan bahwa barang tersebut tidak dapat diangkut dalam penerbangan.

Selain itu, pihak Imigrasi dan Bea Cukai turut dilibatkan dalam pemeriksaan administrasi, dokumen perjalanan, serta penanganan barang bukti sesuai ketentuan perundang-undangan.

SMPN 2 Sambas Ukir Prestasi Literasi ASEAN, Sabet Penghargaan MURI Puisi Etnik Pelajar

Wujud Kesiapsiagaan dan Sinergi TNI AU

Keberhasilan ini menunjukkan tingkat kesiapsiagaan Satgas Pengamanan TNI AU, serta kuatnya sinergi antara TNI AU, Avsec bandara, Imigrasi, Bea Cukai, dan pihak maskapai dalam menjaga keselamatan penerbangan di Bandara Khusus Weda Bay.

Langkah cepat dan tepat ini juga berhasil mencegah potensi ancaman terhadap penerbangan sipil, sekaligus memastikan seluruh proses operasional di bandara berjalan aman dan lancar.(red)

×
×