Daerah Megapolitan
Beranda / Megapolitan / Pemkot Jakbar Pastikan Sampah Pasar Cengkareng Diangkut Rutin

Pemkot Jakbar Pastikan Sampah Pasar Cengkareng Diangkut Rutin

Proses pengangkutan sampah dari kawasan Pasar Cengkareng, Jakarta Barat, menggunakan alat berat dan armada pengangkut sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan pasar. (Foto: Istimewa)

JAKARTA,Mediagempita.com— Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat membantah informasi yang menyebut sampah di Pasar Cengkareng, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, tidak pernah diangkut.

Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainah mengatakan, pengangkutan sampah di kawasan pasar dilakukan secara rutin sesuai jadwal. Ia menyebut kondisi pasar kembali bersih setelah proses pengangkutan dilakukan.

“Informasi bahwa sampah di Pasar Cengkareng tidak pernah diangkut itu tidak benar. Setiap hari dilakukan pengangkutan, dan setelah diangkut kondisi pasar kembali bersih,” ujar Iin Mutmainah.

Menurut Iin, informasi yang beredar kemungkinan menggambarkan kondisi pasar ketika sampah belum diangkut. Karena itu, ia meminta kondisi tersebut tidak langsung disimpulkan sebagai bukti bahwa sampah tidak pernah ditangani.

“Jangan hanya melihat kondisi saat sampah belum diangkut kemudian langsung menyimpulkan bahwa tidak pernah dilakukan pengangkutan. Setelah jadwal pengangkutan dilaksanakan, kondisi lokasi kembali bersih,” katanya.

Ketum LSM Gempita Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi Demo 27 Agustus, Dorong UU Perampasan Aset Segera Disahkan

Minta Sampah Dipilah dari Sumber

Iin mengatakan pengelolaan sampah di Pasar Cengkareng tidak cukup hanya mengandalkan pengangkutan. Ia juga mendorong pengelola pasar melakukan pemilahan sampah sejak dari sumbernya.

“Pasar juga harus melakukan pemilahan sampah. Jadi pengelolaannya tidak hanya sekadar mengangkut, tetapi juga ada upaya pemilahan dari sumbernya,” jelasnya.

Selain persoalan kebersihan, Pemkot Jakarta Barat turut memperhatikan status lahan yang digunakan untuk aktivitas Pasar Cengkareng. Berdasarkan keterangan Pemkot, lokasi tersebut berada di atas tanah aset fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos-fasum) yang digunakan oleh Pasar Jaya.

Iin menekankan pentingnya penyampaian informasi secara utuh kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman mengenai kondisi kebersihan maupun pengelolaan sampah di kawasan pasar.

Pemkot Jakarta Barat, kata Iin, akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kebersihan kawasan pasar tetap terjaga dan pengangkutan sampah berjalan sesuai jadwal.

MASDA Jabar Gandeng Kejaksaan Agung, Dorong Edukasi Hukum Berbasis Budaya

“Prinsipnya, kami ingin kondisi pasar tetap bersih. Pengangkutan dilakukan secara rutin dan pemilahan sampah juga terus didorong,” pungkasnya.(red)

×
×