News
Beranda / News / Pembangunan Pangkalan Militer AS, Dibantah Kemenlu RI

Pembangunan Pangkalan Militer AS, Dibantah Kemenlu RI

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kedatangan Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo di Istana Kepresidenan Bogor. Foto/Biro Pers Setpres

Jakarta, Germpita.co – Isu rencana pembangunan pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Indonesia, dengan tegas dibantah Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).

Juru Bicara Menteri Luar Negeri RI Teuku Faizasyah menekankan bahwa kedatangan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo ke Indonesia, tidak berkaitan dengan isu tersebut.

Dikatakan, Indonesia dan AS memang sepakat untuk memperkuat kerja sama di bidang pertahanan. Namun, ranah kerja sama hanya mencakup pengadaan alutsista dan latihan bersama.

Selamat Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026 - LSM Gempita

“Isu pembangunan pangkalan militer itu tidak benar,” tegas Faizasyah, Jumat (30/10).

Presiden Joko Widodo menginginkan Amerika Serikat (AS) menjadi sahabat sejati Indonesia di dalam berbagai hal, dari kerja sama sektor ekonomi hingga pertahanan.

Prabowo Apresiasi Atlet Indonesia, Bonus Emas Asian Games Naik Jadi Rp3 Miliar

Hal itu diutarakan Jokowi saat menerima Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (29/10/2020).

Sementara itu, pengamat hubungan internasional Universitas Padjadjaran Bandung, Teuku Rezasyah, memandang motif yang mendorong Menlu AS datang karena posisi penting Indonesia saat ini.

Indonesia menolak terlibat dalam grup The Quad, yakni AS, Jepang, India, dan Australia, serta menolak menyediakan wilayah untuk dijadikan basis pertahanan AS ataupun China.

“Pompeo tahu Indonesia tidak mudah dipengaruhi, tidak mau mengikuti atau mendukung salah satu pihak,” tandasnya.

Sumber: AsiaToday

Prabowo Tekankan Aksi Terpadu Atasi Karhutla dan Penegakan Hukum

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
×