Internasional
Beranda / Internasional / Terinspirasi Trump, Pasangan Suami-Istri Ini Minum Cairan Pembersih

Terinspirasi Trump, Pasangan Suami-Istri Ini Minum Cairan Pembersih

Suami-istri ini minum kloroquine fosfat setelah disebut-sebut oleh Donald Trump sebagai obat potensial untuk mengobati Covid-19.(Foto: Ist)

Gempita.co – Sejatinya cairan pembersih adalah untuk membersihkan benda-benda agar terlihat bercahaya. Namun seorang pria berusia 60 tahun, dari Arizona, Amerika Serikat dilaporkan meninggal setelah meminum cairan kimia tersebut.

Pria itu bernama Gary Lenius dan istrinya, Wanda juga ikut meminum cairan kloroquine fosfat. Mereka disebut-sebut mengikuti usul Presiden Donald Trump tentang obat virus corona.

Dilaporkan Mirror, Sabtu (25/4/2020), pasangan suami-istri ini minum kloroquine fosfat bulan lalu setelah disebut-sebut oleh Donald Trump sebagai obat potensial untuk mengobati Covid-19.

Usai minum cairan pembersih, Gary tidak bisa bertahan dan meninggal, sedangkan Wanda dalam kondisi kritis.

Wanda mengatakan dia sebelumnya menonton televisi di mana Presiden Trump berbicara tentang manfaat potensial dari klorokuin.

BKSAP DPR RI Sampaikan Sikap Indonesia soal Konflik Timur Tengah di Sidang IPU ke-152

Kepada NBC Wanda menceritakan, dia dan suaminya mengambil satu sendok pembersih tangki ikan yang mereka simpan di rumah untuk merawat ikan koi.

Kemudian mencampur cairan itu dengan soda dan meminumnya. Keduanya berharap tubuhnya akan terlindungi dari serangan virus corona.

Wanda berkata, “Kami takut kami sakit. Kami benar-benar khawatir. Kami melihat konferensi persnya (Trump). Trump terus mengatakan itu cukup menyembuhkan”.

Direktur medis Pusat Informasi Racun dan Obat Banner, Dr Daniel Brooks mengatakan dalam sebuah pernyataan, “Mengingat ketidakpastian di sekitar Covid-19, kami memahami bahwa orang-orang berusaha menemukan cara baru untuk mencegah atau mengobati virus ini, tetapi mengobati sendiri bukan cara yang dianjurkan”.

Prabowo dan Putin Bahas Penguatan Kemitraan Strategis Indonesia-Rusia di Kremlin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
×