Olahraga
Beranda / Olahraga / Persib Ngotot Boyong Lilipaly dan Ezra Walian

Persib Ngotot Boyong Lilipaly dan Ezra Walian

Pelatih Persib Bandung Rene Albert

GEMPITA.CO-Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts terang-terangan tengah menjalin komunikasi dengan Stefano Lilipaly dan Ezra Walian. Bahkan komunikasi itu sudah berlangsung cukup lama.

Pelatih asal Belanda ini mengakui ketertarikannya untuk bisa memboyong keduanya ke Persib. Terlebih saat ini, Maung Bandung sudah kehilangan beberapa pemainnya.

Dua pemain yakni Fabiano Beltrame dan Zulham Zamrun dicoret. Sementara Beni Oktovianto, Ghozali Muharam Siregar, Omid Nazari dan Kim Jeffrey Kurniawan memutuskan untuk mundur dari Persib.

“Jika melihat Lilipaly dan Ezra yang disebutkan di pertanyaan ini, tentu keduanya adalah pemain yang berkualitas. Banyak tim di Liga yang ingin memiliki pemain-pemain ini karena mereka datang dengan membawa kualitas,” ujar Robert Alberts di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Rabu (3/3).

Meski demikian, pelatih berusia 65 tahun ini mengalami kendala untuk bisa merekrut keduanya. Sebab Persib Bandung memiliki keterbatasan anggaran dalam melakukan belanja pemain anyar.

Ketua Umum PB PSTI Jalin Kerja Sama Strategis dengan ASTAF di Thailand

“Ini bukan soal keinginan tapi juga soal uang, soal anggaran,” tegasnya.

Mantan pelatih Arema FC dan PSM Makassar ini memastikan Persib Bandung merupakan tim yang sangat baik dalam mengatur keuangan. Karena itu, pihaknya tidak bisa dengan leluasa dalam melakukan belanja pemain.

“Kami bekerja sesuai dengan budget dan karena itu Persib bisa membayar pemain, staf tepat waktu setiap bulannya. Dan itu hal yang paling penting, kami tidak bisa merekrut pemain di luar budget, lalu di bulan berikutnya tidak bisa membayar gaji dan membuat kecewa,” jelasnya.

“Itu terpenting di manajemen sepak bola dan klub kami melakukan hal yang benar. Jadi jika saya berbicara dengan Lilipaly, Ezra atau sebut nama Ronaldinho, (Lionel) Messi, (David) De Gea, (Cristiano) Ronaldo, atau (Virgil) Van Dijk, saya menjalin komunikasi dengan mereka tapi pada akhirnya apakah kami mampu atau tidak (membayarnya),” pungkasnya.

Pelantikan PB PSTI 2025–2029 di Makassar Jadi Tonggak Sejarah Sepak Takraw Nasional

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
×