Megapolitan
Beranda / Megapolitan / Pramono Ajak Investor Perkuat Ekonomi Jakarta Menuju Kota Global 2045

Pramono Ajak Investor Perkuat Ekonomi Jakarta Menuju Kota Global 2045

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo.(Foto:Istimewa)

JAKARTA, MEDIAGEMPITA.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat kerja sama dengan investor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing Jakarta sebagai kota global pada 2045.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan Jakarta memiliki fondasi ekonomi yang kuat untuk terus berkembang sebagai pusat bisnis dan investasi.

Hal tersebut terlihat dari pertumbuhan ekonomi Jakarta pada triwulan II 2026 yang mencapai 5,52 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29 persen.

Selamat Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026 - LSM Gempita

Pramono juga menyebut kontribusi Jakarta terhadap perekonomian nasional mencapai sekitar 16,32 persen.

“ Kinerja ekonomi Jakarta masih kuat, hal ini terbukti dari pertumbuhan ekonomi triwulan II tahun 2026 yakni 5,52 persen, di atas nasional 5,29 persen. Kemudian kontribusi terhadap perekonomian Indonesia yang sekitar 16,32 persen,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin.

Mauro Jeronimo Soroti Inkonsistensi Borneo FC Usai Dikalahkan PSIM

Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara High Tea Reception East Ventures x Jakarta City Government yang berlangsung di Balairung, Balai Kota Jakarta.

Jakarta Buka Peluang Investasi Strategis

Pramono menegaskan, investasi yang masuk ke Jakarta harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Manfaat tersebut antara lain penciptaan lapangan kerja, transfer teknologi, dan peningkatan kapasitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pemprov DKI Jakarta pun membuka peluang investasi di sejumlah sektor strategis. Di antaranya transportasi terintegrasi, pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit Oriented Development (TOD), pengelolaan air dan sampah, serta penguatan ketahanan pesisir.

Peluang investasi juga mencakup pengembangan kendaraan listrik, layanan kesehatan, pariwisata, dan infrastruktur digital.

“Fokusnya bukan hanya besar nilainya. Peluang investasi Jakarta sangat luas, mulai dari transportasi terintegrasi, kawasan berorientasi transit, air dan sampah, ketahanan pesisir, kendaraan listrik, kesehatan, pariwisata, hingga infrastruktur digital,” ujar Pramono.

Koharmatau Ukir Prestasi, Juara I Menembak Pistol 20 Meter Beregu

Pemprov DKI Permudah Layanan Investasi

Untuk meningkatkan daya tarik investasi, Pemprov DKI Jakarta terus mendorong kemudahan perizinan dan penguatan layanan investasi terpadu.

Langkah tersebut diharapkan menciptakan iklim usaha yang kondusif sekaligus memberikan kepastian bagi investor dalam menjalankan kegiatan bisnis di Jakarta.

Pramono juga menilai perusahaan modal ventura memiliki peran penting dalam menghubungkan perusahaan rintisan atau startup, talenta digital, dan UMKM dengan akses permodalan, teknologi, serta jaringan bisnis internasional.

Melalui kolaborasi dengan East Ventures, Pemprov DKI berharap semakin banyak pelaku usaha lokal memperoleh kesempatan untuk mengembangkan bisnis dan memperluas jangkauan pasar.

“Kami sangat berharap mudah-mudahan kerja sama dengan East Ventures ini bisa dilakukan dengan baik-baik. Tentunya kami dengan senang hati membuka diri untuk bisa bekerja sama,” kata Pramono.

Pesan Nasi Padang Melalui WhatsApp, Konsumen Mengaku Rugi Rp1,53 Juta, Ini Klarifikasi RM Pagi Sore BSD

Kolaborasi pemerintah dan investor tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem usaha, meningkatkan daya saing ekonomi, serta mendukung target Jakarta masuk dalam 20 besar kota global pada 2045.(red)

×
×