JAKARTA, MEDIAGEMPITA.COM – PT LRT Jakarta menggelar kegiatan Road to Larata Run 2026 dengan menggabungkan olahraga lari dan pemanfaatan transportasi publik. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menuju peringatan tujuh tahun operasional komersial LRT Jakarta pada Desember 2026.
Sebanyak 160 peserta ambil bagian dalam kegiatan lari sejauh lima kilometer (5K) yang dimulai dari kawasan GAFOY, Summarecon Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, menuju Stasiun Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur.
Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT LRT Jakarta, Aris Rizal Arafah, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan penggunaan transportasi publik melalui aktivitas yang dekat dengan gaya hidup masyarakat, khususnya olahraga.
“Melalui Road to Larata Run 2026, kami menghadirkan pengalaman baru dengan memadukan olahraga dan perjalanan menggunakan LRT Jakarta,” ujar Aris, Sabtu (31/10/2026).
Setelah tiba di Stasiun Velodrome, peserta kembali menuju kawasan Kelapa Gading dengan menggunakan LRT Jakarta dari Stasiun Boulevard Utara. Rangkaian kegiatan kemudian berakhir di garis finis kawasan GAFOY.
Selain kegiatan lari, acara tersebut juga menghadirkan kompetisi busana bertema Betawi Style sebagai bentuk pengenalan budaya lokal kepada peserta.
Aris menjelaskan, kegiatan ini menjadi awal dari rangkaian menuju acara puncak Larata Run yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Desember 2026. Dalam agenda tersebut, PT LRT Jakarta menargetkan partisipasi 1.600 peserta untuk kategori 5K Fun Walk dan 8K Fun Run.
Acara puncak juga direncanakan melibatkan 500 pesepeda dari berbagai komunitas. Mereka akan menempuh rute dari kawasan Manggarai menuju garis finis di Depo LRT Jakarta, Kelapa Gading.
Menurut Aris, kegiatan tersebut sekaligus menjadi upaya mendorong kawasan Kelapa Gading sebagai ruang aktivitas masyarakat dan kawasan yang terhubung dengan layanan transportasi publik.
Di sisi pengembangan layanan, PT LRT Jakarta juga memiliki rencana perluasan jaringan menuju Sunter, Jakarta International Stadium (JIS), hingga Pantai Indah Kapuk (PIK). Sementara itu, pengembangan jalur lanjutan menuju Manggarai dan Dukuh Atas masuk dalam rencana jangka panjang perusahaan.
PT LRT Jakarta juga memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Salah satu agenda yang tengah direncanakan adalah uji coba Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di kawasan Kelapa Gading untuk mendorong aktivitas masyarakat dan perekonomian setempat.
Selain itu, perusahaan sedang mematangkan kajian pengembangan Kawasan Berorientasi Transit atau Transit-Oriented Development (TOD). Pengembangan tersebut diarahkan untuk membangun kawasan terpadu yang ramah, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung konektivitas transportasi di Jakarta.(red)
