JAKARTA,MEDIAGEMPITA.COM – Perkumpulan Marga Zhong Indonesia menggelar Musyawarah Nasional (Munas) pertama di Sekretariat Hakka, Jalan Batu Tulis Raya No. 35, Jakarta, Minggu (11/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum pembentukan organisasi nasional untuk mempererat persaudaraan keluarga besar Marga Zhong di Indonesia.
Munas dihadiri sekitar 120 peserta dari 15 provinsi dan 37 kota. Forum tersebut menghasilkan sejumlah keputusan, di antaranya deklarasi pembentukan perkumpulan, pengesahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta pengukuhan Effendi Tjoeng sebagai ketua umum pertama untuk periode 2026–2031.
Deklarasi pembentukan organisasi dilaksanakan pukul 11.18 WIB. Perkumpulan ini dibentuk sebagai wadah silaturahmi, pelestarian sejarah dan budaya leluhur, serta penguatan hubungan antargenerasi keluarga besar Marga Zhong.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Marsekal Pertama TNI (Purn.) Rudi “Tarantula” Taran dan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, mantan Gubernur DKI Jakarta.
Effendi Tjoeng Pimpin Periode 2026–2031
Dalam menjalankan kepengurusan, Effendi Tjoeng akan dibantu Harry Tjoeng, Rudi Lesmana, dan David Fransiscus Kemenbudi. Munas juga menunjuk dewan formatur untuk membantu menyusun struktur kepengurusan periode 2026–2031.
Pengesahan AD/ART menjadi landasan organisasi dalam menjalankan kegiatan, mengatur tata kelola, dan menyusun program kerja. Kepengurusan periode pertama diharapkan dapat memperluas jaringan persaudaraan antardaerah serta mendorong keterlibatan generasi muda.
Melalui pembentukan perkumpulan ini, keluarga besar Marga Zhong Indonesia diharapkan memiliki wadah untuk menjaga hubungan kekeluargaan, melestarikan warisan leluhur, dan mengembangkan kontribusi sosial bagi masyarakat.
Penyelenggara menyebut pembentukan organisasi tersebut sebagai langkah awal untuk membangun persatuan keluarga besar Marga Zhong secara nasional dan menjaga kesinambungan nilai-nilai keluarga bagi generasi mendatang.(red)
