PALEMBANG,Mediagempita.com — Pengurus Ikatan Keluarga Musi Banyuasin (IKA-MUBA) masa bakti 2026–2030 resmi dikukuhkan dalam acara silaturahmi yang berlangsung di Griya Agung, Palembang, Minggu (27/9/2026). Kepengurusan baru ini diharapkan memperkuat hubungan kekeluargaan masyarakat Musi Banyuasin yang tinggal di perantauan.
Bupati Musi Banyuasin, HM Toha Tohet, mengapresiasi terbentuknya kepengurusan tersebut. Ia menilai IKA-MUBA dapat menjadi ruang untuk menjaga komunikasi dan mempererat persaudaraan warga Muba yang tersebar di berbagai daerah.
Menurut Toha, potensi sumber daya manusia asal Musi Banyuasin yang berada di Palembang dapat menjadi modal sosial untuk mendukung pembangunan daerah. Ia berharap organisasi tersebut turut menjembatani aspirasi masyarakat perantauan dengan pemerintah daerah.
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, yang hadir dalam kegiatan itu juga menyampaikan apresiasi. Ia mengajak keluarga besar Muba menjaga kekompakan serta membangun sinergi dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan di Sumatera Selatan.
Sementara itu, Ketua Umum IKA-MUBA periode 2026–2030, Dr. Apriyadi Mahmud, M.Si., menegaskan bahwa organisasi tersebut tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga wadah untuk saling membantu dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Bagi kami, IKA-MUBA bukan sekadar organisasi. IKA-MUBA adalah Umah Kitek Besame, tempat untuk mempererat persaudaraan, saling membantu, dan bersama-sama memberikan manfaat bagi sesama,” ujar Apriyadi.
Ia menyebutkan, warga yang memiliki keterkaitan dengan Musi Banyuasin merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat Palembang. Apriyadi menyatakan lebih dari 35 persen warga Kota Palembang memiliki keterkaitan dengan Muba. Menurutnya, potensi tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperluas jejaring dan memperkuat kontribusi bagi daerah.
Apriyadi juga menekankan bahwa tanggung jawab sebagai ketua umum merupakan amanah yang perlu dijalankan bersama seluruh pengurus dan anggota.
“Amanah sebagai Ketua Umum bukan sebuah kebanggaan pribadi, melainkan tanggung jawab yang harus kami jalankan bersama. Karena itu, kami mohon dukungan, doa dan saran dari seluruh pihak,” katanya.
Ia mengajak seluruh keluarga besar Musi Banyuasin untuk mengesampingkan perbedaan dan memperkuat kebersamaan demi kepentingan bersama.
“Mari kita hilangkan sekat, kita satukan langkah. Tidak ada yang lebih utama dari kebersamaan dan niat untuk berbuat baik,” tegasnya.
Apriyadi berharap kepengurusan IKA-MUBA periode 2026–2030 dapat berkembang menjadi organisasi yang solid dan memberikan manfaat nyata, baik bagi warga Muba di Palembang maupun yang tinggal di daerah lain.
Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Muba Drs. Syafaruddin, M.Si., jajaran staf ahli bupati, para asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, serta para camat se-Kabupaten Muba.(red)
