Pendidikan
Beranda / Pendidikan / UNSURYA Luluskan 635 Mahasiswa, Perkuat SDM Menuju Indonesia Emas 2045

UNSURYA Luluskan 635 Mahasiswa, Perkuat SDM Menuju Indonesia Emas 2045

Rektor UNSURYA Marsda TNI (Purn.) Dr. Sungkono menyampaikan sambutan dalam prosesi Wisuda ke-38 Tahun Akademik 2025/2026 di Gedung Puri Ardhya Garini, Jakarta Timur, Rabu (4/11/2026). (Foto: MEDIAGEMPITA)

JAKARTA, MEDIAGEMPITA.COM – Penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu fokus Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (UNSURYA) dalam penyelenggaraan Wisuda ke-38 Tahun Akademik 2025/2026. Sebanyak 635 mahasiswa resmi menyelesaikan pendidikan dari berbagai jenjang, mulai diploma hingga pascasarjana.

Prosesi wisuda berlangsung di Gedung Puri Ardhya Garini, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (4/11/2026). Para lulusan tersebut diharapkan mampu menerapkan ilmu dan keahlian yang diperoleh selama kuliah untuk berkontribusi di lingkungan kerja maupun masyarakat.

Dari keseluruhan lulusan, program sarjana mencatat jumlah terbesar dengan 370 orang. Berikutnya, 161 lulusan berasal dari program magister, 97 orang dari diploma tiga, dan tujuh orang merupakan lulusan Pendidikan Profesi Ners.

Selamat Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026 - LSM Gempita

Rektor UNSURYA Marsda TNI (Purn.) Dr. Sungkono, S.E., M.Si., CPM, mengingatkan bahwa keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi harus diikuti dengan tanggung jawab dalam kehidupan profesional dan sosial.

Menurut Sungkono, gelar akademik bukan sekadar pencapaian pribadi. Para lulusan juga memiliki tanggung jawab moral untuk menggunakan pengetahuan dan kemampuan mereka secara bermanfaat.

Prabowo Berhentikan Listyo Sigit dari KSP, Mensesneg Soroti Dugaan Penyadapan

“Keberhasilan ini tidak hanya berhenti pada pencapaian gelar, melainkan juga menjadi awal tanggung jawab baru, yaitu tanggung jawab profesional, sosial, dan moral di tengah masyarakat,” ujar Sungkono.

Ia menilai perubahan teknologi dan kebutuhan dunia industri membuat lulusan perguruan tinggi harus terus meningkatkan kemampuan. Kemauan untuk belajar dan beradaptasi menjadi hal penting agar kompetensi yang dimiliki tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Sungkono juga mengingatkan pentingnya integritas dalam menjalankan profesi. Ia berharap para alumni dapat menunjukkan kontribusi melalui pekerjaan, pelayanan, maupun pengabdian sesuai keahlian masing-masing.

Fakultas Hukum Sumbang 297 Alumni

Salah satu catatan dalam Wisuda ke-38 ini adalah jumlah lulusan Fakultas Hukum yang mencapai 297 orang. Angka tersebut setara dengan sekitar 46,8 persen dari total wisudawan UNSURYA.

Prabowo Terima Fadli Zon, Bahas Rekomendasi Gelar Pahlawan Nasional 2026

Rinciannya terdiri atas 197 lulusan Program Studi S1 Ilmu Hukum dan 100 lulusan S2 Magister Hukum.

Pada kesempatan yang sama, universitas juga mengumumkan lulusan terbaik dari 13 program studi. Sry Karni Noviyanti dari S1 Ilmu Hukum dan Nadine Rahmah Dinanti dari Pendidikan Profesi Ners sama-sama meraih IPK 4,00 dengan predikat Dengan Pujian (Cumlaude).

Untuk jenjang magister, Desiana Reika A., S.Tr.Tra., memperoleh predikat lulusan terbaik S2 Magister Manajemen dengan IPK 3,99. Sementara itu, Seprianus Hanok Sarante, S.H., menjadi lulusan terbaik S2 Magister Hukum dengan IPK 3,91.

UNSURYA juga mencatat sebanyak 526 dari 635 lulusan atau 82,83 persen telah memperoleh pekerjaan. Data tersebut menjadi gambaran kondisi lulusan yang telah memasuki dunia profesional setelah menyelesaikan pendidikan.

Dalam proses pendidikan, setiap jenjang memiliki orientasi kompetensi yang berbeda. Program magister diarahkan untuk mengembangkan kemampuan analisis strategis, kepemimpinan, dan pengambilan keputusan.

Persib Ukir Sejarah di Australia, Luka Menalo: Kami Bangga!

Pendidikan Profesi Ners menitikberatkan pada kemampuan pelayanan kesehatan dengan memperhatikan keselamatan pasien dan etika profesi. Sementara itu, program sarjana dan diploma membekali mahasiswa dengan dasar akademik serta keterampilan praktis sesuai bidang studi.

Wisuda tersebut turut dihadiri perwakilan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III, Yayasan Adi Upaya (YASAU), senat universitas, serta sejumlah mitra dunia usaha dan industri, termasuk PT Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia.

Melalui para lulusan yang dihasilkan, UNSURYA berharap dapat terus mengambil bagian dalam peningkatan kualitas pendidikan tinggi dan pengembangan sumber daya manusia nasional. Kontribusi tersebut diharapkan mendukung kebutuhan tenaga profesional serta pembangunan Indonesia menuju 2045.(red)

×
×