Perkebunan
Beranda / Perkebunan / PTPN IV PalmCo dan Masyarakat Adat Dayak Jaga Tradisi Baremah di Kalimantan Barat

PTPN IV PalmCo dan Masyarakat Adat Dayak Jaga Tradisi Baremah di Kalimantan Barat

Hamparan perkebunan kelapa sawit dengan pola tanam teratur dan akses jalan yang menghubungkan kawasan perkebunan. (Foto:Istimewa)

KALBAR, MEDIAGEMPITA.COM — PTPN IV PalmCo melalui Regional V melibatkan masyarakat adat Dayak dalam pelaksanaan tradisi Baremah yang berkaitan dengan kegiatan operasional perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Barat, termasuk dalam tahapan peremajaan kebun atau replanting.

Tradisi Baremah merupakan bagian dari kearifan lokal masyarakat Dayak yang dilaksanakan sebagai ungkapan doa dan permohonan restu kepada Jubata, sebutan bagi Sang Pencipta dalam tradisi masyarakat setempat, serta penghormatan terhadap alam.

Pelibatan masyarakat adat dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk interaksi antara perusahaan dan komunitas lokal yang memiliki ikatan sosial serta budaya dengan wilayah di sekitar perkebunan.

Selamat Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026 - LSM Gempita

Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Kembayan, Thomas, S.Pd., M.Si., mengapresiasi pelaksanaan tradisi tersebut. Menurutnya, Baremah merupakan warisan leluhur yang mengandung nilai keseimbangan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.

“Tradisi Baremah ini adalah warisan leluhur kami untuk menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta,” ujar Thomas.

Terpilih Pimpin FWK DKI Jakarta, Rendy Dorong Jurnalisme Berintegritas dan Berwawasan Kebangsaan

Ia juga menyampaikan penghargaan atas keterlibatan perusahaan dalam menjaga keberlangsungan tradisi masyarakat adat.

“Kami sangat mengapresiasi dan menaruh hormat kepada PTPN IV PalmCo yang terus secara konsisten melestarikan kearifan lokal ini dalam setiap langkah operasional mereka. Ini bukan sekadar tentang peremajaan sawit, tetapi tentang bagaimana perusahaan hadir, menghargai, dan menyatu dengan adat istiadat kami,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, ritual adat dipimpin oleh tokoh spiritual masyarakat setempat. Prosesi tersebut menjadi sarana menyampaikan doa dan harapan agar kegiatan perkebunan berlangsung lancar serta memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Penghormatan Adat dalam Operasional Perkebunan

Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo, Arya Sandhiyudha, mengatakan hubungan yang baik dengan masyarakat sekitar merupakan salah satu aspek penting dalam keberlanjutan kegiatan perusahaan.

Menurut Arya, pelibatan masyarakat dalam tradisi lokal merupakan bagian dari upaya perusahaan menghormati nilai-nilai budaya yang hidup di wilayah operasionalnya.

Polemik Konser Andrea Bocelli, BKSAP DPR Desak Pemerintah Samakan Sikap

“Bagi kami di PTPN IV PalmCo, keberlanjutan bisnis tidak bisa dilepaskan dari dukungan dan keharmonisan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasi kami,” ujar Arya.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan perusahaan dalam tradisi Baremah di Kalimantan Barat mencerminkan komitmen untuk membangun hubungan dengan masyarakat setempat tanpa mengabaikan kearifan lokal.

“Keterlibatan dalam tradisi seperti Baremah di Kalimantan Barat adalah komitmen nyata kami untuk tumbuh bersama masyarakat. Kami meyakini bahwa menjaga tradisi berarti merawat keseimbangan ekosistem dan sosial,” katanya.

Pelibatan masyarakat adat dalam kegiatan operasional perkebunan juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan hubungan yang saling menghormati antara perusahaan dan komunitas lokal.

Dalam industri perkebunan kelapa sawit, keberlanjutan tidak hanya berkaitan dengan aspek produksi dan lingkungan, tetapi juga mencakup hubungan sosial serta penghormatan terhadap nilai budaya masyarakat di sekitar wilayah usaha.

PTPN IV PalmCo dan SP BUN Perkuat Sinergi Kawal Transformasi dan Efisiensi

Pelaksanaan tradisi Baremah di Kalimantan Barat menunjukkan bagaimana kearifan lokal dapat menjadi bagian dari interaksi antara kegiatan usaha perkebunan dan kehidupan masyarakat adat. Keberlanjutan pendekatan tersebut bergantung pada konsistensi pelibatan masyarakat serta penghormatan terhadap adat dan hak-hak komunitas setempat.

×
×