News
Beranda / News / Ledakan di Pasar Cimanggis Ciputat, 5 Ruko Rusak, Penyebab Masih Diselidiki

Ledakan di Pasar Cimanggis Ciputat, 5 Ruko Rusak, Penyebab Masih Diselidiki

Ledakan di Pasar Cimanggis Ciputat, 5 Ruko Rusak, Penyebab Masih Diselidiki
Ledakan di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangsel, Rabu (14/10/2026). (Foto: Dok. X Info Ciputat)

TANGSEL, MEDIAGEMPITA.COM – Ledakan terjadi di kawasan Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Peristiwa tersebut menyebabkan lima ruko dan sejumlah kendaraan rusak, sementara sejumlah warga dilaporkan terluka. Hingga Rabu malam, penyebab ledakan masih diselidiki petugas.

Udin, warga yang bekerja di kawasan Pasar Cimanggis, mengatakan ledakan terdengar sekitar pukul 18.30 WIB ketika dirinya sedang beristirahat. Dia mengaku terkejut mendengar suara keras tersebut dan segera berlari keluar untuk menyelamatkan diri.

Saksi lainnya, Imron, mengaku melihat ke arah sumber suara, dia mendapati sejumlah bangunan rusak dan puing-puing berserakan hingga menghambat akses jalan. Ia juga menyebut sebuah mobil terlihat terguling di dekat salah satu ruko.

Satbrimob Polda Metro Jaya mengerahkan 50 personel untuk membantu penanganan ledakan di Pasar Cimanggis. Personel bertugas mengevakuasi korban, mensterilkan lokasi, memeriksa area terdampak, dan mengamankan perimeter.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan, personel yang dikerahkan terdiri atas 20 personel patroli Batalyon C Pelopor, 20 personel SAR Batalyon C Pelopor, serta 10 personel Unit Komposit Detasemen Gegana. Penanganan dipimpin Danyon C Pelopor Kompol Toha Subakat bersama Polres Tangerang Selatan dan unsur terkait lainnya.

Martha Tilaar, Tokoh Industri Kecantikan Indonesia Berpulang dalam Usia 89 Tahun

“Personel langsung bergerak membantu evakuasi, melakukan sterilisasi, pencarian di area terdampak, serta mengamankan perimeter. Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat dan memastikan proses penanganan dapat dilakukan dengan cepat, aman, dan terkoordinasi,” ujar Henik.

Berdasarkan laporan sementara yang disampaikan Henik, enam orang dilaporkan menjadi korban dan telah dibawa ke RS Sari Asih Ciputat untuk mendapatkan penanganan medis.

Personel SAR Brimob bersama Polres Tangerang Selatan masih melakukan evakuasi, pembersihan, dan pemeriksaan pada bagian bangunan yang terdampak untuk memastikan tidak ada korban lain yang belum ditemukan.

Sementara itu, personel Detasemen Gegana melakukan sterilisasi di sekitar lokasi. Personel patroli Brimob turut menjaga perimeter agar pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) dapat berlangsung dengan aman.

Penyebab Ledakan Masih Diselidiki

Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi Senilai Rp180 Triliun di Halmahera Tengah

Henik menyampaikan, informasi awal menyebut ledakan diduga berkaitan dengan tabung gas elpiji. Namun, penyebab pasti kejadian masih didalami oleh petugas.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, proses evakuasi, sterilisasi, dan olah TKP masih berlangsung. Ia meminta masyarakat tidak berspekulasi mengenai penyebab ledakan sebelum hasil pemeriksaan diperoleh.

“Saat ini evakuasi, sterilisasi, dan olah TKP masih berlangsung. Penyebab ledakan akan disampaikan berdasarkan hasil pemeriksaan, sehingga kami mengimbau masyarakat tidak berspekulasi dan memberikan ruang kepada petugas untuk bekerja,” ujar Budi.

Hingga Rabu malam, petugas gabungan masih melakukan pemeriksaan dan pendataan di lokasi kejadian. Masyarakat diimbau menjauh dari area terdampak karena puing-puing dan kondisi bangunan yang rusak berpotensi membahayakan keselamatan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, puing-puing bangunan berserakan setelah ledakan. Sejumlah bagian dinding dan atap ruko mengalami kerusakan. Material bangunan juga dilaporkan menimpa warga yang berada di sekitar lokasi.

Prabowo Beri Taklimat kepada 800 Perwira TNI-Polri, Tekankan Integritas dan Kekompakan

Kerusakan turut terlihat pada lapak pedagang dan kendaraan di sekitar titik kejadian. Petugas kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan relawan berada di lokasi untuk membantu evakuasi serta memeriksa reruntuhan bangunan.

Polisi memasang garis polisi untuk membatasi akses masyarakat ke area terdampak. Petugas juga mengimbau warga menjauh dari lokasi demi keselamatan.(red)

×
×