SAMBAS,MEDIAGEMPITA.COM – SMP PGRI 1 Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, mendapat bantuan program revitalisasi satuan pendidikan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada 2026. Bantuan ini menjadi kabar baik setelah sekolah tersebut menanti selama lebih dari tujuh tahun untuk mendapatkan dukungan perbaikan gedung.
Ketua Pengurus Harian Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan (YPLP) Dikdasmen PAUD PGRI Kabupaten Sambas, Urai Sumadi, menyampaikan rasa syukur atas bantuan tersebut. Ia berharap revitalisasi dapat meningkatkan semangat belajar siswa sekaligus mendorong guru untuk terus memajukan pendidikan.
“Alhamdulillah, tahun 2026 SMP PGRI 1 Tebas mendapat bantuan program revitalisasi dari Kemendikdasmen. Harapan saya, semoga program ini menjadi vitamin bagi siswa dan guru agar lebih semangat dalam memajukan pendidikan,” ujar Urai Sumadi.
Menurut Urai, keberadaan gedung sekolah yang lebih representatif juga diharapkan menjadi kebanggaan bagi para alumni yang pernah menempuh pendidikan di sekolah tersebut.
Selain itu, sekolah diharapkan tetap menjadi salah satu pilihan pendidikan bagi anak-anak di Desa Bekut dan sekitarnya untuk melanjutkan pendidikan.
Apresiasi Perjuangan Alumni
Urai Sumadi yang merupakan mantan guru di SMP PGRI 6 Bekut, yang kini berganti nama menjadi SMP PGRI 1 Tebas, menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berjuang mempertahankan dan memajukan sekolah tersebut.
Ia secara khusus menyoroti peran alumni yang dinilai memberikan kontribusi besar bagi keberlangsungan sekolah sejak kembali dibangun.
“Sejak dibangun kembali, SMP PGRI identik dengan The Power of Alumni. Hal ini karena besarnya peran alumni dalam memberikan napas kembali bagi keberlangsungan hidup SMP PGRI, mulai dari tenaga, waktu, hingga sumber dana,” ungkapnya.
Sejumlah alumni yang disebut berkontribusi antara lain Bui Kiong, Victor, Cucinen, Fatimah, Culitan, Jiu Nyan, Santo, dan Marina. Urai juga menyampaikan terima kasih kepada alumni lainnya yang telah membantu, meskipun tidak dapat disebutkan satu per satu.
Menurutnya, dukungan alumni menjadi bagian penting dalam menjaga keberadaan sekolah dan mendukung kegiatan pendidikan di tengah masyarakat.
Harapan bagi Pendidikan di Kecamatan Tebas
Urai berharap bantuan revitalisasi pada 2026 dapat membantu mengatasi persoalan gedung sekolah yang selama ini menjadi perhatian pengelola. Dengan fasilitas yang lebih representatif, SMP PGRI 1 Tebas diharapkan dapat semakin meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi siswa.
Ia juga berharap keberadaan sekolah tersebut dapat terus memberikan alternatif pendidikan bagi generasi muda di Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas.
Berdasarkan keterangan Urai, SMP PGRI 1 Tebas saat ini menjadi satu-satunya sekolah PGRI yang masih aktif di Kecamatan Tebas.
Bantuan revitalisasi dari Kemendikdasmen diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat keberlangsungan sekolah, meningkatkan semangat belajar, serta mempererat dukungan antara yayasan, guru, siswa, alumni, dan masyarakat.(red)
